Mencermati Keamanan Pembalut Wanita

Mencermati Keamanan Pembalut Wanita

Selamat datang dan selamat berjumpa kembali dengan kami disitus kesehata www.obatkanker-serviks.web.id yang selalu siap membantu anda dalam membantu mengatasi berbagai jenis masalah kesehatan, tertama masalah penyakit kanker serviks, Tepat sekali anda telah memasuki website yang selalu memberikan informasi yang bermanfaat dan sangat berguna bagi kesehatan tubuh anda semua.

Nah dalam kesempatan kali ini kami sebagai admin akan membahas artikel mengenai “Mencermati Keamanan Pembalut Wanita” bagi anda yang ingin mengetahui artikelnya silahkan lansung simak dibawah ini :

Mencermati Keamanan Pembalut Wanita

Pembalut sekali pakai hangat karena dikhawatirkan bahan kimia berbahaya. Sebenarnya, pertanyaan apakah untuk menggunakan produk dengan aman?

bahan pembalut untuk cairan atau darah yang keluar untuk menyerap selama menstruasi. Dressing digunakan wanita setiap bulan datang tersedia dalam berbagai merek, ukuran, bentuk dan bentuk.

Beberapa bahkan menawarkan dressing beraroma. Kebanyakan bantalan tersedia dalam bahan sekali pakai. Tapi ada juga balutan kain yang dapat digunakan berulang kali.

Berdasarkan fungsinya, ada berbagai jenis pembalut:

  • Panty Liner: digunakan untuk menyerap lendir atau cairan vagina per hari.
  • Regular: Untuk penggunaan dalam beberapa hari mendatang bulan.
  • Super / maxi: digunakan pada hari-hari tertentu volume menstruasi tinggi.
  • Bermalam / malam: biasanya lebih lama dibentuk untuk mencegah kebocoran.
  • Khusus untuk ibu-ibu dengan postpartum: menyerap darah masih postpartum.

Apakah Dressing yang mengandung zat berbahaya?

Di Indonesia, serbet baru-baru ini menjadi topik hangat. Yayasan Konsumen Indonesia (YLKI) di mana sejumlah merek tampon mengandung bahan-bahan berbahaya dengan tingkat di atas ambang batas. Materi yang merupakan senyawa klorin yang takut akan kesehatan organ kewanitaan dan bahaya tubuh. Namun, berdasarkan rilis dari Departemen Kesehatan, produk ini telah melalui proses pengujian dan aman untuk digunakan.

Sesuai dengan Undang-Undang Kesehatan No. 36 tahun 2009, pembalut dikategorikan sebagai perangkat medis risiko rendah yang dapat membawa dampak minimal pada kesehatan pengguna.

Setelah otorisasi, Departemen Kesehatan, setiap memenuhi syarat SNI 16-6363-2000 bantalan bantalan:

  • Kapasitas penyerapan setidaknya 10 kali berat aslinya.
  • Tidak berpendar kuat. Fluoresensi adalah tes dilakukan untuk memeriksa jumlah klorin dalam tampon oleh Standar Nasional Indonesia (SNI).

Dressing biasanya terbuat dari selulosa atau plastik serat menyerap cairan menstruasi yang harus melalui proses bleaching atau pemutih. Mengacu pada standar FDA yang juga Kementerian standar Kesehatan itu, adalah pemutihan dilakukan dengan menggunakan metode berikut:

  • Elemental Chlorine-Free (ECF) Bleach Pemutih yang tidak menggunakan unsur klorin, tetapi menggunakan klorin dioksida, yang bebas dari dioxin dinyatakan.
  • Benar-benar bebas klorin (TCF) bleaching: pemutih digunakan senyawa klorin, tetapi hidrogen peroksida.

Semua produk harus melalui salah satu dari dua metode untuk memastikan tidak adanya dioksin dalam pembalut. Dioxin itu sendiri adalah bahan yang dapat larut dalam lemak dan tetap dalam tubuh. Penggunaan klorin dipertahankan dalam proses bleaching untuk pembuatan risiko menghasilkansenyawa sanitasi dioxin karsinogenik yang salah satu penyebab kanker serviks. Jika elektroda tidak diganti secara teratur, memiliki pemutih ditakuti terserap tubuh.

Selain itu, perusahaan produsen pembalut wanita juga harus melakukan analisis risiko pada kesehatan penggunaan pembalut. iritasi, alergi, memakai efek pada mikroflora vagina, koreng, goresan, dan pelestarian serat yang tersisa: Penelitian ini akan mengevaluasi kemungkinan terjadinya risiko berikut.

Untuk risiko untuk meminimalkan timbul dari penggunaan pembalut sekali pakai, berikut adalah beberapa hal yang harus dilakukan:

  • Pastikan bantalan yang dipilih mengandung lisensi distribusi informasi dari Departemen Kesehatan pada kemasan.
  • bantalan perubahan secara teratur setiap 3-4 jam, tergantung pada jumlah menstruasi.
  • Sebaiknya tidak memilih dressing lezat untuk menghindari risiko iritasi dari produk beraroma.
  • Beberapa orang beralih menggunakan pembalut kain yang bisa dicuci dan dapat digunakan kembali.
  • Pilih bantalan yang dikemas dalam kemasan unit dalam ukuran, sehingga kebersihan dipertahankan.

Membaca penjelasan di atas, dapat ditentukan bahwa pembalut telah menerima otorisasi dari Departemen Kesehatan aman untuk digunakan, karena telah melalui serangkaian standar tes. Pada akhirnya, dengan memilih dan menggunakan dressing yang tepat, semua wanita dapat hidup nyaman di masa depan menghindari keraguan.

Mungkin itulah artikel tentang “Mencermati Keamanan Pembalut Wanita” yang bisa kami sampaikan dalam kesempatan kali ini, Semoga apa yang sudah kami sampaikan bisa bermanfaat dan berguna bagi tubuh anda, Salam sehat dari kami TOKO ZAHRA HERBAL.

Baca Juga :

Bagaimana Pengobatan Kanker Rahim Yang Menyebar Ke Panggul

7 Tanda Kanker Serviks Yang Jarang Disadari Kaum Wanita

Kenali Perbedaan Tumor Dan Kanker Agar Tidak Telanjur Cemas

Posted by : Abdul Syukur – Kesehatan, Senin 01 Mei 2017 11:45:51

One thought on “Mencermati Keamanan Pembalut Wanita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *